RESENSI BUKU FILSAFAT ILMU


RESENSI BUKU FILSAFAT ILMU
Oleh: FERINE ARTAMEFITRIA ADHITAMA 
IDENTITAS BUKU
Judul Buku : EPISTIMOLOGI SEBUAH SERPIHAN ANTARA TEORI DAN HASIL DALAM FILSAFAT ILMU
Penulis : DR. LIMAS DODI, M.Hum
Penerbit : Pustaka Ilmu
Kota terbit : Jl. Wonosari KM. 6.5 No.243 Kalangan Yogyakarta Telp/Faks : (0274) 4435538
Tahun terbit : Pertama Oktober 2015
Tebal Halaman : +183 halaman
Ukuran Buku :16 x 24 cm

SEPUTAR PENULIS
DR. LIMAS DODI, M.Hum merupakan cendekiawan muda yang telah melahirkan banyak karya dan ini merupakan salah satu karya yang dilahirkan dari sekian banyak tulisan yang telah terbit, baik berupa penelitian, jurnal maupun buku.

ISI BUKU
Epistimologi atau filsafat pengetahuan adalah ilmu yang mempelajari tentang terjadinya pengetahuan (dari mana dan bagaimana cara memperolehnya). Dalam epistimologi terdapat beberapa aliran antara lain rasionalisme, empirisme dan kritisisme. Rasionalisme berarti aliran yang menyatakan bahwa pengetahuan bersumber dari akal manusia, aliran ini menyatakan bahwa pengetahuan yang benar diperoleh dan di ukur dengan akal. Sedangkan Empirisme adalah aliran yang menyatakan bahwa sumber pengetahuan bersumber dari pengalaman yang diperoleh melalui inderawi. Setelah adanya pertentangan rasionalisme dan empirisme lalu muncul aliran kritisisme yang merupakan gabungan dari aliran empirisme dan rasionalisme jadi sumber pengetahuan tidak hanya berasal dari pengalaman inderawi melainkan juga berdasarkan akal.
Selain itu dipaparkan pula sumber pengetahuan berdasarkan perspektif islam yaitu bayani, burhani dan irfani. Bayani merupakan sumber utama dalam Islam yang merupakan suatu metode pemikiran khas Arab yang didasarkan atas otoritas teks atau bersifat tekstual (Al Qur’an) baik secara langsung maupun tidak langsung. Selanjutnya adalah burhani, jika Bayani tekstual maka Burhani bersifat kontekstual (praktek) yaitu aktivitas berpikir untuk menetapkan kebenaran suatu premis melalui metode penyimpulan dengan menghubungkan premis tersebut dengan premis yang lain oleh nalar dibenarkan atau telah terbukti kebenarannya. Dan yang terakhir adalah Irfani, irfani berasal dari kata Irfan yang dapat diartikan sebagai pengungkapan atas pengetahuan yang diperoleh lewat penyinaran hakikat oleh Tuhan kepada hamba-Nya setelah adanya ruhani yang dilakukan atas dasar cinta. Secara epistimologis irfani merupakan pengetahuan yang diperoleh dengan cara pengolahan batin-ruhani yang kemudian diungkapkan secara logis. Irfani berbicara tentang bagaimana manusia bertingkah laku dan menyembah Tuhan.
Metodologi Ilmu Pengetahuan. Metode adalah suatu cara sedangakn metodologi adalah cara yang sudah di ilmukan atau ilmu / teori dari cara cara yang diperoleh melalui metode perdebatan yang sengit. Pengetahuan adalah suatu pemikitan yang dapat diketahui langsung dari pengalaman berdasarkan panca indera, pengetahuan memerlukan bukti yang ilmuah untuk membuktikan pengetahuan tersebut maka dibutuhkan sebuah metode. Maka metode ilmiah diartikan sebagai cara atau langkah yang biasanya dipakai para ilmuwan untuk membuktikan suatu ilmu pengetahuan.

KELEBIHAN BUKU
Jika dilihat secara menyeluruh penulis menuliskan buku ini dengan penggunaan bahasa dan penjelasan yang cukup rinci dan mudah dipahami sehingga memudahkan bagi para pembaca terutama bagi para mahasiswa selain itu design dari buku ini cukup menarik. Sumber yang digunakan penulis dalam buku ini dapat dipertanggungjawabkan dan terpercaya.

KELEMAHAN BUKU
Terdapat beberapa bagian yang agak sulit dipahami serta kurang memberikan penjelasan tentang hubungan antar tema atau bab. Kurang memberikan contoh real dalam kehidupan sehari-hari dan walaupun design buku sudah cukup menarik akan lebih bagus lagi jika diberi sedikit gambar yang sesuai dengan tema yang dibahas selain menarik akan lebih memudahkan para pembaca dalam memahami isi tema tersebut.

REFERENSI
Dodi, Limas. Epstimologi: Sebuah Serpihan antara Teori dan Hasil dalam Filsafat Ilmu, yogyakarta: Pustaka Ilmu, 2015

Komentar

  1. Manfaat mempelajarinya apa kak

    BalasHapus
  2. Sungguh luar biasa manfaatnya kak

    BalasHapus
  3. Sepertinya perlu membaca berulang kali untuk memahami buku itu, sama halnya dengan filsafat umum

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya benar, memang memerlukan pemahaman yang baik dan mendalam

      Hapus
  4. Buku ibarat jembatan, jika kau baca dan mengerti maka sampailah kamu melangkah pada tujuanmu, buku diatas sangat membantu dalam merasionaliskan dalam aktifitas berfikir sehari - hari, semoga kita semua dapat berkah dari isi buku tersebut

    BalasHapus
  5. kamu sudah makan? oiya, nanti ajari aku berfilsafat yaa terus jika aku milih kamu apa itu sudah menjadi pilihan yang bijak?

    BalasHapus
  6. Balasan
    1. lebih keren lagi kalo mau mempelajarinya 😬

      Hapus
  7. bukankah filsafat itu sulit dipahami ya mbak? lalu bagaimana anda bisa menangkap mata kuliah tereebut?

    BalasHapus
  8. Di penjelasan kelemahan, bagian yang sulit dipahami itu bagian mana saja? Bisa disebutkan?

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Auto Biografi

Band perdana kita